SELAMAT DATANG

Minggu, 14 Oktober 2012



PROPOSAL














 



















PENGAMBILAN BANTARA
MA MA’ARIF BOROBUDUR
TAHUN AJARAN
2011/2012




PENDAHULUAN
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr . Wb
            Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah atas segala Rahmat-Nya bagi kita, Sholawat serta salam kita limpahkan kepada junjungan kita Nabi agung Muhammad Saw , yang telah membawa kita dari jalan kegelapan mnuju jalan yang diridloi Allah SWT
             Sebagaimana kita ketahui, pramuka sangat penting, khususnya untuk masa depan generasi muda.Tentu saja untuk mewujudkan cita-cita tersebut  seperti apa yang di harapkan, membutuhkan kesungguhan ,kebersamaan, dan dorongan dari segala pihak walaupun kami masih dalam tahap awal belajar, kami tetap berusaha mewujudkan impian dan cita-cita kami secara optimal dan maksimal, Amin.
             Kami selaku Dewan Ambalan tahun 2011/2012 berusaha untuk mewujudkan cita-cita tersebut dengan cara melaksanakan kemah  pengambilan bantara ,yang akan di laksanakan sesuai program kerja Dewan Ambalan tahun  2011/2012.

DASAR PEMIKIRAN

·         Program  Kerja Dewan Ambalan  tahun 2011/2012
·         Semaraknya pengaruh globalisasi budaya barat
·         Kurangnya kemandirian , Kebersamaan, Jiwa Sosial dan Jiwa Kreatif


NAMA KEGIATAN
Kemah pengambilan bantara

WAKTU DAN TEMPAT
Kegiatan ini akan di laksanakan pada tanggal 15-17 April 2012 yang dilaksanakan di Prampelan Kaliangkrik


TUJUAN KEGIATAN
·         Menanamkan  kedisiplinan para siswa
·         Mewujudkan Generasi Muda untuk masa depan yang mempunyai kemandirian dan keuletan
·         Mengembangkan potensi diri ,guna menyongsong masa depan yang cerah
·         Melatih kerja sama dalam melakukan suatu kegiatan
LATAR BELAKANG
·         Siswa yang kurang mengetahui tentang kegiatan  kepramukaan
·         Siswa yang kurang menanamkan kedisiplinan
·         Kurangnya kerja sama antar siswa dalam melakukan suatu kegiatan

RENCANA KEGIATAN
Upacara pembukaan kemah dilanjutkan dengan kegiatan kepramukaan (pengambilan bantara)
dan kegiatan terlampir tersebut serta diakhiri dengan upacara penutupan kemah















RENCANA ANGGARA


1.      PEMASUKAN


·         Kelas X           : 46 anak x 30.000 =Rp. 1.380.000
·         Kelas XI          : 20 anak x 30.000= Rp. 600.000
·         Uang kas         :                             =  Rp. 20.000
                                                                                    Rp.2.000.000,00

2.      PENGELUARAN
·         P3K                       :Rp 50.000
·         Cat            dan kuas         :Rp 50.000
·         Api unggun           :Rp 200.000
·         Dokumentasi         :Rp 100.000
·         Survei                    :Rp 50.000
·         Bantara                  : Rp 250.000
·         Piagam                  : Rp 75.000
·         Transoprtasi           : Rp 600.000
·         Lain lain                : Rp 100.000
·         Lapangan dll         : Rp 500.000
·         Perlengkapan         : Rp 50.000
·         Administrasi          : Rp 50.000
·         Konsumsi              : Rp 200.000
·         Tenda                    : Rp 100.000


 
                              Rp. 2.375.000,00


JUMLAH

Pemasukan            : Rp 1.980.000
Pengeluaran           : Rp 2.375.000
Kekurangan           : Rp 395.000


PANITIA PERKEMAHAN
PENGAMBILAN BANTARA
MA MAARIF BOROBUDUR 2012/2013
v  Pelindung                          :  Dra. Endah Sutanti
v  Penanggung jawab            :  Bpk Syarif Sumarno
v  Pendamping                      : Miswan
v  Ketua                                : Abdul Latif
v  Wakil Ketua                      : Hikmatul Aula
v  Sekretaris  I                       : Miftahkurrohman
v  Sekretaris II                      : Mia Chanifah
v  Bendahara I                      : Nur Wulan Safitri
v  Bendahara II                     : Siti Nurrohmah

SEKSI- SEKSI:
1.      Kegiatan                      : 1. Miswan
2.      Perlengkapan               : 1.Budi                                      2.Sholikhin
3.      Keamanan                   : 1.Sholeh Munaim                     2.Sri Aslamiyati
4.      P3K                             : 1. Rivan                                    2. Mela
5.      Humas                         : 1. Mia Chanifah                       2. Khoirul Nikmah
6.      Konsumsi                    : 1. Fatikhah                               2. Nasroh

















PENUTUPAN

            Demikian proposal ini kami ajukan ,agar dapat dijadikan pertimbangan bagi seluruh kegiatan yang akan kami laksanakan
wasaalamualaikum wr wb

   Ketua,                                                                                              Sekretaris,

  Abdul Latif                                                                                       Miftahkurrohman

Mengetahui,

Kepala Sekolah,                                                                                  Pembina,

Dra. Endah Sutanti                                                                             Syarif Sumarno








Selasa, 03 April 2012

Kapilaritas


apilaritasKapilaritas 
Kapilaritas adalah suatu fenomena dimana cairan secara spontan naik melalui bahan porous seperti kertas, atau non porous material seperti fiber. Fenomena ini menyebabkan air akan mengalir melawan gaya gravitasi.
Adanya kapilaritas disebabkan adanya kombinasi tegangan permukaan (yang disebabkan oleh gaya kohesi) dan gaya adhesi antara cairan dengan permukaan di sekelilingnya.
Salah satu contoh yang sederhana dan mudah dipahami adalah ketika kita menyalakan suatu obor minyak tanah. Fluida minyak tanah tersebut dapat terus membasahi sumbu obor sehingga api tetap menyala sampai minyak tersebut habis.
Persamaan Kapilaritas
Perhatikan gambar dibawah ini :
http://ditiniautami.files.wordpress.com/2011/02/kapilaritas-4.jpg?w=176&h=190
Tampak bahwa cairan naik pada kolom pipa kapiler yang memiliki jari-jari r hingga ketinggian h. Gaya yang berperan dalam menahan cairan pada ketinggian h adalah komponen gaya tegangan permukaan pada arah vertikal : F cos teta
Bagian atas pipa kapiler yang terbuka sehingga terdapat tekanan atmosfir pada permukaan cairan. Panjang permukaan sentuh antara cairan dengan pipa adalah 2 phi r (keliling lingkaran). Dengan demikian, besarnya gaya tegangan permukaan komponen vertikal yang bekerja sepanjang permukaan kontak adalah :
http://ditiniautami.files.wordpress.com/2011/02/kapilaritas-5.jpg?w=213&h=110
Keterangan :
http://ditiniautami.files.wordpress.com/2011/02/kapilaritas-6.jpg?w=213&h=120

Apabila permukaan cairan yang melengkung ke atas diabaikan, maka volume cairan dalam pipa adalah :
http://ditiniautami.files.wordpress.com/2011/02/kapilaritas-7.jpg?w=320&h=66

Apabila komponen vertikal dari Gaya Tegangan Permukaan seimbang dengan berat kolom cairan dalam pipa kapiler, maka cairan tidak dapat naik lagi. Dengan kata lain, cairan akan mencapai ketinggian maksimum, apabila komponen vertikal dari gaya tegangan permukaan seimbang dengan berat cairan setinggi h. Komponen vertikal dari Gaya tegangan permukaan adalah :
http://ditiniautami.files.wordpress.com/2011/02/kapilaritas-8.jpg?w=308&h=132

Ketika cairan mencapai ketinggian maksimum, komponen vertikal dari gaya tegangan permukaan harus sama dengan berat cairan yang ada dalam pipa kapiler. Secara matematis, ditulis :
http://ditiniautami.files.wordpress.com/2011/02/kapilaritas-9.jpg?w=213&h=148
Penerapan efek k

Rabu, 01 Februari 2012

kerajaan kutai


Letak KerajaanKerajaan kutai adalah kerajaan tertua di Indonesia. Kerajaan ini terletak ditepi sungai Mahakam di Muarakaman, Kalimantan Timur, dekat kota Tenggarong.
Pendiri DinastiDiperkirakan Kerajaan Kutai berdiri pada abad 4 M prasasti tersebut didirikan oleh Raja Mulawarman. Bukti sejarah tentang kerajaan Kutai adalah ditemukannya tujuh prasasti yang berbentuk yupa (tiang batu) tulisan yupa itu menggunakan huruf pallawa dan bahasa sansekerta.
Adapun isi prasati tersebut menyatakan bahwa raja pertama Kerajaan Kutai bernama Kudungga. Ia mempunyai seorang putra bernama Asawarman yang disebut sebagai wamsakerta
(pembentuk keluarga). Setelah meninggal, Asawarman digantikan oleh Mulawarman. Penggunaan nama Asawarman dan nama-nama raja pada generasi berikutnya menunjukkan telah masuknya pengaruh ajaran Hindu dalam kerajaan Kutai dan hal tersebut membuktikan bahwa raja-raja Kutai adalah orang Indonesia asli yang telah memeluk agama Hindu.
Kehidupan KerajaanKehidupan sosial di Kerajaan Kutai merupakan terjemahan dari prasasti-prasasti yang ditemukan oleh para ahli. Diantara terjemahan tersebut adalah sebagai berikut :
Masyarakat di Kerajaan Kutai tertata, tertib dan teratur
Masyarakat di Kerajaan Kutai memiliki kemampuan beradaptasi dengan budaya luar (India), mengikuti pola perubahan zaman dengan tetap memelihara dan melestarikan budayanya sendiri.
Kehidupan ekonomi di Kerajaan Kutai dapat diketahui dari dua hal berikut ini :Letak geografis Kerajaan Kutai berada pada jalur perdagangan antara Cina dan India. Kerajaan Kutai menjadi tempat yang menarik untuk disinggahi para pedagang. Hal tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan perdagangan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kutai, disamping pertanian.
Keterangan tertulis pada prasasti yang mengatakan bahwa Raja Mulawarman pernah memberikan hartanya berupa minyak dan 20.000 ekor sapi kepada para Brahmana.
Kehidupan budaya masyarakat Kutai sebagai berikut :
Masyarakat Kutai adalah masyarakat yang menjaga akar tradisi budaya nenek moyangnya.
Masyarakat yang sangat tanggap terhadap perubahan dan kemajuan kebudayaan.
Menjunjung tingi semangat keagamaan dalam kehidupan kebudayaannya.
Masuknya Pengaruh BudayaMasuknya pengaruh budaya India ke Nusantara, menyebabkan budaya Indonesia mengalami perubahan. Perubahan yang terpenting adalah timbulnya suatu sistem pemerintahan dengan raja sebagai kepalanya. Sebelum budaya India masuk, pemerintahan hanya dipimpin oleh seorang kepala suku.
Selain itu, percampuran lainnya adalah kehidupan nenek moyang bangsa Indonesia mendirikan tugu batu. Kebiasaan ini menunjukkan bahwa dalam menerima unsur-unsur budaya asing, bangsa Indonesia bersikap aktif. Artinya bangsa Indonesia berusaha mencari dan menyesuaikan unsur-unsur kebudayaan asing tersebut dengan kebudayaan sendiri.
Bangsa Indonesia mempunyai kebiasaan mendirikan tugu batu yang disebut menhir, untuk pemujaan roh nenek moyang, sedangkan tugu batu (Yupa) yang didirikan oleh raja Mulawarman digunakan untuk menambatkan hewan kurban.
Pada prasasti itu juga diceritakan bahwa Raja Mulawaraman memerintah dengan bijaksna. Ia pernah menghadiahkan ± 20.000 ekor sapi untuk korban kepada para brahmana / pendeta. Dan dalam prasasti itu pun menyatakan bahwa Raja Aswawarman merupakan pendiri dinasti, mengapa bukan ayahnya Kudungga yang menjadi pendiri dinasti tetapi anaknya Aswawarman? Hal itu karena pada saat itu Raja Kudungga belum memeluk agama Hindu, sehingga ia tidak bisa menjadi pendiri dinasti Hindu.
Dari Raja Aswawarman menurunlah sampai Mulawarman, karena Mulawarman pun memeluk agama Hindu. Hal itu diketahui dari penyebutan bangunan suci untuk Dewa Trimurti. Bangunan itu disebut bangunan Wapraskewara dan di Gua Kembeng di Pedalaman Kutai ada sejumlah arca-arca agama Hindu seperti Siwa dan Ganesa.
Bukti PeninggalanBukti sejarah Kerajaan Kutai ini adalah ditemukannya tujuh buah prasasti yang berbentuk Yupa (tiang batu)
Maharaja Kundungga, gelar anumerta Dewawarman
Maharaja Asmawarman (anak Kundungga)
Maharaja Mulawarman
Maharaja Marawijaya Warman
Maharaja Gajayana Warman
Maharaja Tungga Warman
Maharaja Jayanaga Warman
Maharaja Nalasinga Warman
Maharaja Nala Parana Tungga
Maharaja Gadingga Warman Dewa
Maharaja Indra Warman Dewa
Maharaja Sangga Warman Dewa
Maharaja Candrawarman
Maharaja Sri Langka Dewa
Maharaja Guna Parana Dewa
Maharaja Wijaya Warman
Maharaja Sri Aji Dewa
Maharaja Mulia Putera
Maharaja Nala Pandita
Maharaja Indra Paruta Dewa
Maharaja Dharma Setia